I Made Riko Adi Saputra. Powered by Blogger.

Friday, 13 August 2010

Buku Cincin Merah di Barat Sonne


Melihat dari judulnya saya sudah tidak sabar untuk membuka, apakah setiap ceritanya akan mirip seperti Laskar Pelangi dan Sang Pimpi karya Andrea Hirata? atau Perahu Kertas karya Dewi Lestari? atau mungkin novel terjemahan Twilight karya Stephenie Meyer? Semuanya tidak ada yang mampu menjawab.
Cincin Merah di Barat Sonne. Sebuah buku yang membawa kita ikut hanyut dalam setiap cerita yang dituliskan. Seoalah olah saya sendiri dapat melihat kejadian itu, pengalaman yang seru dan menegangkan. Pengetahuan tentang geodesi di masukkan dengan sangat atraktif (meskipun saya kurang tahu betul tentang ilmu geodesi), sehingga kita menjadi lebih gampang untuk memahami apa maksudnya. selain itu dalam buku ini syarat dengan nilai sosial dan cinta kasih.
dalam cerita juga dimasukkan beberapa cerita lucu. Setiap bagian cerita menjadi tidak monoton, karena terkadang kita terhibur dengan adanya cerita yang kocak, namun kita akan merasa haru ketika membaca beberapa bagian yang menyentuh hati.
Saya sempat mencari di paman google, apa sih Sonne itu? banyak pengertian yang saya dapatkan, ada yang menyebutkan matahari, ada juga cincin. Ketika kita hunbungkan dengan judulnya jadinya aneh. Namun semua itu terjawab ketika saya membaca buku CMDBS ini. keren.
Dalam cerita, ketika kita berada di tengah lautan yang luas, dihadapi oleh cobaan, ketika kita mengingat dan melaksanakan kewajiban, merenungi nasib, memikirkan sanak dan saudara, orang tua, keluarga, sedikit humor yang syarat akan makna, kecintaan kepada tanah air, semuanya terangkum dan diceritakan dengan lugas dan bahasa yang sederhana, sangat mudah untuk dipahami dan syarat akan makna.
Keindahan laut tergambar nyata, dalam rangkaian kata yang terus mengalir, si penulis berkisah layaknya mendongeng. Semua kejadian selama 28 hari diceritakan dengan sangat runtut, sangat seru untuk dinikmati. Setiap bagian cerita rasanya tidak habis kita nikmati membuat kita menjadi penasaran.

Keren sekali Wigus. Semoga cerita ini dapat di Filmkan, hehe..
Untuk berikutnya buat kisah mulai dari Desa Tegaljadi hingga keliling dunia. Pasti bakal seru dan Motivatif, apalagi ditulis dengan sangat sederhana.

0 comments

Post a Comment

Google+ Badge